Saat ini, memiliki website bukan lagi hal yang rumit atau mahal. Baik untuk bisnis, branding personal, UMKM, hingga portofolio, website sudah menjadi kebutuhan penting. Dua platform yang sering dibandingkan ketika ingin membuat website adalah SitePad Website Builder dan WordPress. Keduanya sama-sama populer, namun memiliki karakteristik dan tingkat kemudahan yang berbeda.
Artikel ini akan membahas secara menyeluruh mengenai mana yang lebih mudah, kapan sebaiknya memilih SitePad, kapan sebaiknya memilih WordPress, dan bagaimana memilih hosting yang cocok untuk keduanya.
Apa itu SitePad Website Builder?
SitePad adalah website builder berbasis drag-and-drop. Ini artinya Anda tinggal “tarik elemen → pasang → publish”.
Pengguna tidak perlu memahami coding sama sekali, dan proses desain berlangsung visual.
Fitur Utama SitePad
- Seret dan lepas (drag & drop)
- Ratusan template profesional
- Tidak memerlukan coding
- Bisa langsung publish dari cPanel/hosting
- Cocok untuk website sederhana hingga menengah
- Proses pembuatan sangat cepat, bahkan bisa selesai dalam hitungan jam
SitePad memang diciptakan untuk pemula dan orang yang ingin punya website tanpa ribet teknis.
Apa itu WordPress?
WordPress adalah CMS (Content Management System) yang fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai macam website:
- Blog
- Website bisnis
- Portal berita
- Toko online (WooCommerce)
- Landing page
- Sistem booking
- Website membership
WordPress memiliki ribuan plugin dan tema sehingga kemampuannya bisa terus berkembang.
Kelebihan WordPress
- Sangat fleksibel untuk banyak kebutuhan
- Komunitas sangat besar
- Banyak plugin & tema tersedia
- Bisa digunakan untuk website kompleks
- Sangat kuat dalam SEO
Namun, WordPress memiliki kurva belajar yaitu pemula butuh waktu untuk memahami dashboard, plugin, tema dan setting.
SitePad vs WordPress: Perbandingan Detail
| Aspek | SitePad | WordPress |
| Tingkat Kesulitan | Mudah | Menengah – sulit bagi pemula |
| Instalasi | Tidak perlu instal plugin | Harus instal plugin sesuai kebutuhan |
| Cara Desain | Drag-and-drop visual | Editor tema / page builder |
| Waktu Pembuatan | Cepat (1–4 jam) | Bisa lama (1–7 hari) |
| Kustomisasi | Terbatas | Sangat fleksibel |
| Cocok untuk | UMKM, landing page, profil bisnis | Semua jenis website |
| Skalabilitas | Menengah | Tinggi (bisa sangat kompleks) |
| Maintenance | Minimum | Perlu update plugin/tema |
Mana yang Lebih Gampang?
Untuk pemula → SitePad jauh lebih mudah
Karena:
- Template tinggal pilih
- Drag-and-drop
- Tidak perlu plugin
- Tidak perlu coding
- Tidak ribet setting
Jika Anda tidak ingin pusing dan hanya butuh website yang langsung jadi, SitePad adalah solusi terbaik.
Untuk kebutuhan kompleks → WordPress lebih unggul
Jika website membutuhkan:
- Fitur custom
- Integrasi sistem internal
- Artikel blog banyak
- E-commerce profesional
- SEO tingkat lanjut
Maka WordPress lebih cocok digunakan.
Kapan Sebaiknya Memilih SitePad?
Pilih SitePad jika:
- Anda ingin website cepat jadi
- Anda butuh web untuk profil bisnis/UMKM
- Anda tidak ingin edit kode
- Anda tidak ingin pusing dengan plugin
- Anda ingin proses desain serba visual
- Anda ingin website ringan dan hemat waktu
Contoh website yang cocok:
- Website bisnis lokal
- Website salon/cafe/UMKM
- Landing page produk
- Portofolio
- Website sekolah sederhana
Kapan Sebaiknya Memilih WordPress?
Pilih WordPress jika:
- Anda punya banyak fitur custom
- Ingin SEO tingkat lanjut
- Membutuhkan blog sistematis
- Membuat e-commerce
- Perlu integrasi pembayaran
- Website akan dikembangkan jangka panjang
Dari Segi Maintenance
SitePad:
- Hampir tidak perlu maintenance
- Tidak ada gangguan plugin error
- Tidak perlu update rutin
WordPress:
- Plugin harus update
- Tema butuh update
- Ada resiko error jika salah konfigurasi
Apakah SitePad Bisa Menggantikan WordPress?
Jawabannya: Tergantung tujuan website.
- Jika tujuannya hanya website informasi → SitePad cukup
- Jika tujuannya sistem besar → WordPress lebih tepat
Yang paling menentukan bukan platformnya, tapi kebutuhan website Anda.
Jadi Lebih Gampang Mana?
Jika berbicara tingkat kemudahan, jawaban jelas:
SitePad jauh lebih gampang untuk pemula.
Karena:
- Drag-and-drop
- Tidak perlu plugin
- Tidak perlu coding
- Template rapi
- Cepat selesai
Namun WordPress tetap unggul untuk:
- Website besar
- Pengembangan jangka panjang
- Sistem custom
- SEO profesionaPada akhirnya, yang terpenting bukan platformnya, tetapi berapa cepat website Anda bisa online dan seberapa efektif website bekerja untuk bisnis.


